Langsung ke konten utama

[Review Film] Hit-And-Run Squad

Peristiwa di masa lalu kerap jadi bayangan yang terus menghantui kita. Pertanyaan seperti apakah orang bisa berubah ? Apakah kita bisa menebus semua kesalahan di masa lalu dengan berubah jadi orang baik ? Itulah yang coba diangkat dalam Film Hit-And-Run Squad, yang disutradarai oleh Han Jun-Hee dan dibintangi aktor ternama seperti Gong Hyo-Jin, Ryu Joon-Yeol, Jo Jung-Seok, Yum Jung-Ah, hingga Lee Sung-Min. 

Film Korea
Hit-and-Run Squad Foto : Hancinema

Sinopsis Hit-And-Run Squad

Eun Shi-Yeon (Gong Hyo-Jin) adalah polisi yang sedang menyelidiki kasus tabrak lari yang melibatkan seorang mantan pembalap F1, Jung Jae-Cheol (Jo Jung-Seok). Ia hampir saja berhasil mendapatkan bukti, andai Jung Jae-Cheol bukanlah orang yang berpengaruh. Alhasil, ia pun dipindahkah  ke divisi lalu lintas.
 

Meski sempat gagal, Dewi Fortuna menghampiri Eun Shi-Yeon lagi. Rupanya, divisi lalu lintas juga sedang menyelidiki kasus tabrak lari yang berhubungan dengan kasus yang membuatnya turun jabatan

Ia pun berkenalan dengan polisi bernama Seo Min-Jae (Ryu Joon-Yeol),  dari luar tampak gak meyakinkan. Kesan pertama, ia meremehkan kemampuan Seo Min-Jae yang digadang-gadang sebagai kartu As divisi lalu lintas. Masak iya sih investigasi modal intuisi belaka  dan gak liat CCTV dulu ? Nggak sesuai prosedur. Eits, tapi kebukti intuisi Seo Min-Jae super tajam dan kebukti 100 persen tepat. 

Keduanya pun kerjasama mengungkap kejahatan Jung Jae-Cheol. Nggak mudah. Usaha mereka berkali-kali gagal . Ada aja cara Jung Jae-Cheol berkelit. Hingga puncaknya, mereka terlibat kejar-kejaran dalam arena balap mobil yang berakibat fatal. Seo Min-Jae harus menyaksikan kematian sang ayah di depan matanya sendiri. 

Pemeran Hit-And-Run Squad

Foto : Hancinema
Eun Shi-Yeon (Gong Hyo-Jin)
Wakil ketua tim yang gak pernah melepaskan sebuah kasus begitu saja. Patuh pada prosedur. Pokoknya, polisi sempurna. Namun, apa daya, integritasnya terhalang oleh konspirasi atasan yang ia hormati. 
Foto: Hancinema
Seo Min-Jae (Ryu Joon-Yeol)
Punya masa lalu kelam namun Ayahnya bilang orang masih bisa berubah. Ia pun bertekad menebus kesalahannya dengan jadi polisi yang bisa diandalkan. Singkatnya, ia nggak pilih-pilih kasus, mau kecil atau besar akan dijabanin. Nggak mentingin prosedur. Yang penting kasus berhasil dipecahkan. 
Jung Jae-Cheol (Jo Jung-Seok)
Pengusaha yang dulunya mantan pembalap F1. Sangat mencintai uang, uang, dan uang. Emosinya gampang tersulut. 


Siapa sih yang akan meragukan kemampuan akting Gong Hyo-Jin, Ryu Joon-Yeol, dan Jo Jung-Seok? Itulah alasan kenapa saya milih nonton film yang dirilis 30 Januari 2019. Mengusung genre crime/action saya berharap filmnya  penuh adegan menegangkan dan gak ngebosenin. 

Akan tetapi, satu jam pertama, saya berjuang mati-matian mengenyahkan rasa bosan. Mungkin, maksudnya mo kasi liat kehidupan para tokohnya dulu. Tapi, durasinya apa nggak kepanjangan ? Saya mutung loh nungguin adegan crime/action. 

Syukurlah, ketutup sama akting impressive Jo Jung-Seok. Kaget sih awalnya. Nggak nyangka. Meski, perdana meranin karakter antagonis, Jo Jung-Seok berhasil menampilkan peran  antagonis yang tak biasa. Super licik. Nyelikit. Kelakuannya persis bocah SD saat emosinya meledak. Omongannya pun nggak jelas. Gagap tapi tak melepaskan aura psycho. 

Menarik menyaksikan transformasi akting Ryu Joon-Yeol, dari anak cinta damai seketika berubah jadi angotan. Senggol bacok, gitu kali yah. 

Ia pun dipenuhi amarah dan bertekad ingin melenyapkan Jung Jae-Cheol. Jiwa premannya kembali. Hmm, benarkah demikian ? Padahal, ayahnya udah pesan harus jadi orang baik agar bisa menebus dosa-dosa di masa lalu. Gitu. 

Kasian Gong Hyo-Jin, saya merasa karakternya tidak terlalu ditonjolkan, padahal pemeran utamanya loh. Harusnya dia yang dapat porsi besar. Apa saya terlanjur berharap dia bakal meranin karakter polisi keren layaknya Angelina Jolie ? 

Trus, penyelesaian konfliknya nggak dijelaskan. Tau-tau, ada adegan Kim Go-Eun ketemu Jo Jung-Seok di penjara. Tunggu ! Maksudnya, film Hit-And-Run Squad bakal ada sequelkah ? Hmmm ...

Sekian review film Hit-And-Run Squad dari saya. Sekadar hiburan pelepas lelah mungkin film ini bisa jadi pilihan. Nggak perlu mikir macem-macem. Tonton aja udah akting Gong Hyo-Jin, Ryu Joon-Yeol, dan Jo Jung-Seok sangat memukau. 

Lain hal, kalo buat saya yang harus menulis review tentang film ini. Segala hal diamati menurut opini saya sendiri. Jadi, gak usah galau kalo kamu kepengen nonton tapi terlanjur baca review saya. 😅

Bagi yang udah nonton, komen yuk ... 

Baca Juga :

Komentar

  1. Aku belum nonton kak tapi aku tetep koment, gimana dong hehe

    BalasHapus
  2. No problemo Mayuf 😁
    Makasih yah sudah mampir ke blog aku

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama My Dangerous Wife

Bagai menaiki wahana roller coaster , itulah sensasi yang saya rasakan saat nonton drama My Dangerous Wife . Bergenre thriller campur misteri dibumbui perselingkuhan, tak lupa menyisipkan dark comedy yang berhasil memancing tawa.  Drama My Dangerous Wife Jenius ! Plot twist tak terduga, persis dengan karakter Sim Jae-Kyung yang random dan tak pernah kehabisan ide. Selangkah di depan.  Tayang di MBN sejak 5 Oktober sampai 24 November 2020, dengan 16 episode berhasil memikat hati penonton setia Drakor , dengan raihan rating cukup tinggi menurut ukuran cabel tv. Pemain drama My Dangerous Wife dibintangi oleh aktor kenamaan seperti Kim Jung-Eun (Duel), Choi Won-Young (Mystic Pop Up Bar) hingga Lee Joon-Hyuk.  Mengisahkan perjuangan seorang istri bernama Sim Jae-Kyung dalam mempertahankan pernikahannya. Menariknya, karakter istri yang ditampilkan di drama ini super duper badass . Smart . Licik.Cenderung psycho . Intinya, bukan perempuan lemah yang pasrah dikhianati suami.  Pemain Dram

Rekomendasi Drama Korea tentang Mental Health

Pandemi COVID-19  sepertinya masih belum akan berakhir. Di tengah ketidakpastian, ketimbang ikutan ruwet, lebih baik alihkan perasaan negatif, lakukan hal-hal yang bikin kamu happy. Jangan abai sama  kesehatan mental  sendiri, nyobain " me time" bukan berarti kamu egois, menyenangkan diri sendiri itu berdampak baik loh buat  kesehatan mental . Bagi penggemar  drama korea  atau newbie di dunia perdrakoran, saya  rekomendasikan drama Korea tentang Mental health . Kamu gak sekadar terhibur namun tercerahkan. Semacam healing for your soul 😁 1.  It's Okay, that's love (2014)      It's okay, that's love       foto asianwiki Berkisah tentang 4 orang yang tinggal dalam satu rumah, yaitu Jang Jae-Yul ( Jo In-Sung ) seorang penulis novel terkenal misterius dengan gangguan  OCD (Obsessive Compulsive Disorder ) serta mengidap penyakit  Schizophrenia , ia berhalusinasi memiliki seorang teman anak SMA bernama Han Kang-Woo ( Do Kyung-Soo ).  Lalu, Ji Hae-Soo ( G

Drama : The Penthouse : A War In Life

Raih Rating Tinggi Namun Menuai Kontroversi The Penthouse : A War In Life  Foto: Han Cinema  Awalnya, tidak memasukkan drama ini ke dalam my watching list , bukan karena gak menarik, tapi hutang nge-drakorku masih belum tuntas. Namun, gegara my bad habit yang gampang kedistraksi, bukannya menuntaskan drama lama, malah beralih nyobain drama terbaru SBS. Tanpa ekspektasi, murni memenuhi rasa ingin tahu, kira-kira drama ini tipikal drama keluarga biasa atau disuguhi bumbu thriller- kah ?  Drama berjudul   The Penthouse : A War In Life , dari judulnya aja sudah memancing  pecinta Drakor sepertiku, triknya berhasil sodara-sodara 😅 Berlatar di sebuah Apartemen mewah bernama Hera Palace berlantai 100, penghuninya kalangan atas semua, penuh ambisi dan tak ayal menghalalkan segala cara. Kumencium aroma thriller , melodrama, dan perselingkuhan niiih ...  Beberapa netizen melabeli bahwa drama ini adalah percampuran drama The World of The Married, Sky Castle dan Class of Lies . Tunggu dulu, jang

Drama : Confession (2019)

Confession foto : Pinterest Sejujurnya, belum pernah sekali pun menulis review tentang setiap Drama Korea  yang kutonton, palingan keisengan mencuit via Twitter, itu pun disesuaikan dengan mood, tidak rutin. Nah, berhubung terkena imbas COVID-19 , praktis belum menemukan keharusan-keharusan, kenapa tidak mencoba menantang diri sendiri ?  Bukan drama on going ( drama yang sedang tayang di Korea), rilis tahun lalu dan baru sempat nonton belakangan ini. Kenapa ? Karena dramanya kurang "gaung" kayaknya. Bukan berarti jelek tapi kala itu kalah saing sama drama yang lain. Pecinta Drakor sejati pasti paham drama Korea  silih berganti, gak kenal jeda, sambung menyambung. Padahal, kemampuan kuota dan waktu buat nonton terbatas. Halah ... Curcol 😅 Premis drama ini berkisah tentang seorang anak yang belajar mati-matian menjadi pengacara untuk membela sang  ayah yang tersandung kasus pembunuhan. Menarik, kan ? Buat pecinta drama crime/thriller wajib nonton, alurnya maju mund

18 Again : Pesona Lee Do-Hyun sebagai Papa Muda

18 Again : Pesona Lee Do-Hyun  sebagai Papa Muda  Foto : Han Cinema  Sinopsis :  Jung Da-Jung ( Kim Ha-Neul ) adalah istri dari Hong Dae-Yong (Yoon Sang-Hyun), keduanya menikah di usia remaja, mereka memiliki anak kembar, Hong Shi-A ( Roh Jeong-Eui ) dan Hong Shi-Woo ( Ryeo Un ).  Setelah 18 tahun hidup bersama, Jung Da-Jung mulai muak dan gak bisa menolerir lagi. Ia pun melayangkan gugatan cerai. Sementara itu, Hong Dae-Yong mengalami kesulitan di tempat kerja, berharap dengan dedikasi bertahun-tahun dia akan dipromosikan, eeh malahan dipindahin ke Busan. Protesnya berujung pemecatan.  Dua kenyataan itu membuat Hong Dae-Yong menyesali hidupnya yang sia-sia, dipecat serta digugat cerai. Tetiba, momen kala remaja terlintas. Kala itu ia  merupakan atlet basket andalan SMA Serim, karena kesalahan fatal, ia harus mengubur impiannya, dan berjibaku menafkahi keluarga kecilnya. Ingatan itu membuat Dae-Yong rindu bermain basket, ia mendatangi sekolah lamanya demi mengobati kerinduan pada dunia

Review Drama Live , Transformasi Lee Kwang-Soo sebagai Polisi

Buatku yang sangat menggemari KDrama bertema kepolisian sepertinya harus menurunkan ekspektasi ketika menonton drama Live , lupakan adegan menegangkan penuh aksi baku hantam, polisi keren yang gak pernah kehilangan akal buat meringkus penjahat. Drama Live menampilkan kehidupan petugas kepolisian, di mana mereka juga menghadapi kesulitan, tak jarang mereka harus tabah dihujani caci maki. Padahal, nggak semua petugas kepolisian yang bobrok, masih ada kok yang dengan tulus dan penuh integritas.  Drama Live  foto : Hancinema  Tak banyak drama kepolisian tentang petugas Patroli, makanya kita mikir tugas mereka pasti mengurus perkara ringan seperti cuma ngejagain TKP atau menilang mobil yang melanggar rambu lalu lintas. Pokoknya beda kastalah dibanding polisi di Divisi Kejahatan. Eits ... Tunggu sebentar ... Kayaknya kamu perlu menonton drama ini biar gak mandang mereka sebelah mata.  Divisi Patroli foto : Hancinema Mau tahu kenapa ? Nih, saya ceritain sedikit, polisi patroli adalah yang pal